Langsung ke konten utama

Lirik lagu Liar Angin - Feby Putri

 Liar Angin

Tak sejalan langkah bersama
Bertujuan tak satu arah
Utuh dalam perasaan

Harap kenyataan memihak
Jumpa ria dengan sang terang
Menuntunku dalam padam
Terdengarkah disini
Masih terbalut harapan dan tanya

Liar angin tak berarah pun tak mampu
Sampai pesan yang berteduh di hati yang sepi
Di ujung hamparan banyak kita banyak kata
Tertahankan oleh waktu yang terus berjalan
Bahkan semesta tertawa
Ha ha haa aaa
Tak terlihat tak terdengar

Harap kenyataan memihak
Jumpa ria dengan sang terang
Menuntunku dalam padam
Masih terbalut harapan dan tanya

Pada akhirnya
Harap dan tanya
Terekam di ingatan
Jemari pun bergerak mengungkapkan
Pada akhirnya

Liar angin tak berarah pun tak mampu
Sampaikan pesan yang berteduh di hati yang sepi
Di ujung hamparan banyak kita banyak kata
Tertahankan oleh waktu yang terus berjalan
Bahkan semesta tertawa
Ha ha haa aaa
Tak terlihat tak terdengar
Ha ha haa aaa
bahkan semesta tertawa
Ha ha haa aaa
Banyak kita banyak kata
Ha ha haa aaa
Bahkan semesta tertawa


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suddenly

One night when I came home from work. At that time the road was quiet. In the mid of journey, suddenly from a distance near the crossroads I saw a boy. I saw him waving at me as if he wanted to say something. When a few steps I tried to approach him, but I turned away and chose to turn back and walk faster to leave the place immediately. I continued the journey while overshadowed by thoughts that were either guilt or fear. While I was continuing the trip, I continued to pray "hopefully nothing bad will happen" When I arrived at the boarding house, I took my Handphone from the bag to check what time was it? The time was 11 o'clock from my Handphone screen, but there are things that make me weird from the Handphone screen. Dozens of unanswered calls, I don't usually find missed calls up to tens of times, even those who don't answer. Since it was late and I felt very tired, I was not too caring and immediately went to sleep. The next day, I also find out what hap...

Puisi Sukmaku di Rawa Gede

 SUKMAKU DI RAWA GEDE Karya K. SUKARMAN. HD Kalau ada orang bertanya, " Apakah di sini Markas Gabungan Pejuang? "Kami katakan, " Bukan, dan tidak ada pejuang disini" Itu kami katakan kepada Belanda tahun 1947, bahkan . . . .  Kami teriakan: Bongkar-bongkar dan putuskan jalan Cilempuk Bongkar-bongkar dan putuskan jalan Palawad Bongkar-bongkar dan putuskan jembatan Garunggung Agar setiap penjajah tidak sempai di tempat ini Tapi kami ternganga dan heran, masih ada pecundang, penghianat Yang mengabarkan bahwa disini Markas Gabungan Pejuang Saat itulah... Tepat pukul 04.00 dini hari 9 Desember 1947 Hujan badai turun bersama datangnya kaum imperalis Murka alam tunjukan kepada kami. Dengan hadirnya remang-remang cahaya di sela rimbunnya daun Yang tak ujur terang dari pagi hingga sore. Apa lagi yang harus kami teriakan ? Pekik merdeka atau jeritan ketakutan, Ternyata "Pekik Merdeka" yang kami teriakan, dan itu.. . Kami layangkan, bersama sukma kami ..walaupun Ratu...